3 Alasan Mengapa Kita Harus Tetap Tinggal Di Indonesia

Siapa yang tidak mengenal negara bernama Indonesia?

Sebuah negara yang (katanya) adil makmur dan penduduknya (katanya) ramah-ramah ini dihuni oleh sekitar 255.461.700 jiwa yang tersebar di pulau besar maupun pulau kecil. Namun, selayaknya sebuah negara yang dihuni oleh jutaan jiwa yang berbeda suku dan agama, Indonesia tentu memiliki beragam masalah; baik masalah besar (ricuh pemilihan gubernur atau presiden) dan masalah kecil (kasus pembunuhan Mirna atau kebencian netizen terhadap Awkarin).

Saya sendiri tidak memperdulikan masalah-masalah tersebut. Selama itu tidak mempengaruhi jumlah gaji saya, maka masalah besar dan kecil tersebut tidak saya anggap sebagai masalah.

Khususnya di sosial media, hampir setiap hari kita dicekoki oleh kabar buruk tentang negara tercinta kita ini. Semua media berlomba-lomba memberitakan ribuan masalah yang ada di Indonesia dengan harapan bisa meningkatkan kepopuleran sang pemberi berita secara instan. Sebagai warga negara yang sudah tinggal di Indonesia selama bertahun-tahun, tentu hal ini sering membuat kita membenci negara ini dan menimbulkan keinginan untuk segera pindah ke negara lain yang tampaknya minim masalah.

Namun, dibalik masalah-masalah tersebut, Indonesia tetaplah negara yang masih layak huni. Alasannya jelas:

1. Harga tiket ke luar negeri yang mahal dan pengurusan pindah kewarganegaraan yang ribet.

Kalau boleh jujur, harga tiket ke luar negeri yang terlalu mahal adalah penyebab utama mengapa kita tidak bisa meninggalkan negara ini begitu saja. contohnya, untuk ke Jepang saja kita harus merogoh kocek sekitar Rp 5.566.000 dimana uang segitu bisa digunakan untuk membeli nasi padang selama dua bulan penuh. Pindah ke negara lain hanyalah mimpi di siang bolong bagi kaum menengah ke bawah dan cuma orang-orang dengan status elit tertentu saja yang bisa pergi ke luar negeri dan menetap di sana. Belum lagi kita diribetkan dengan surat-surat pindah kewarganegaraan yang pastinya bertele-tele dan ribet. Darimana saya tahu kok bakalan ribet? Lha mengurus surat beasiswa di kelurahan saja ribet apalagi mengurus pindah kewarganegaraan.

2. Tidak jago berbahasa asing.

Ini jelas menjadi masalah kalau kamu ngotot pindah negara tetapi teryata kamu tidak paham dengan bahasa nasional negara tersebut. Misalnya, kamu ingin pindah Amerika Serikat. Tentu bakal merepotkan kalau kemampuan bahasa inggris yang kamu punya hanya seputar “Oh, yes” dan “Oh, no” atau kamu ingin pindah ke Jepang tetapi bahasa jepang yang kamu tahu cuma nama-nama merk Jepang saja seperti Toshiba, Yamaha, dan Suzuki. Bila kamu belum lancar berbahasa asing, maka tetaplah tinggal di negara ini saja daripada kamu pelanga-pelongo di negara orang.

3. Tanya ke diri kamu sendiri “Mau kerja apa di negara lain?”

Ya. Setiap kali niat pindah negara muncul di pikiran kamu, segera tanyakan ke diri kamu sendiri: Mau kerja apa di negara lain? Apakah kamu mau menjadi juru masak di restoran sushi? Apa kamu mau menjadi pengedar narkotika di wilayah perbatasan Amerika? Atau kamu ingin mengabdikan diri kamu untuk agama di Vatikan? Apa pun pekerjaan kamu, pastikan kamu tidak luntang-lantung di negara lain. Jangan sampai kamu menjadi sampah di Indonesia, lalu menjadi sampah pula di negara orang. Pastikan kamu memiliki cita-citaa dan maksud yang kuat untuk pindah negara.  Maka dari itu bekali diri kamu terlebih dahulu dengan berbagai macam skill yang mumpuni sebelum kamu memutuskan untuk terbang ke negeri antah berantah.

Jika ketiga alasan di atas belum cukup untuk membuat kamu tetap bertahan di Indonesia, maka silakan pecahkan tabungan kamu untuk pindah ke negara yang kamu mau. Karena apa gunanya bertahan bila pikiran kamu tidak bisa berdamai dengan kondisi di Indonesia yang selalu carut marut. Kalau tabungan kamu belum bisa membiayai kamu untuk pindah negara, yang saya tahu harga ginjal manusia di pasar gelap masih sangat tinggi. Asalkan kamu mau banyak minum air putih, maka kamu akan baik-baik saja hidup dengan satu ginjal. Itu kalau kamu paham maksud saya.

(Vladd Voltaire)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s