Kamu Itu Gak Penting!

Lha, pada kenyataannya kamu memang gak penting-penting banget.

Ketika kamu lahir, apakah tatanan politik di Indonesia berubah menjadi lebih baik? Ketika kamu mengenakan seragam putih dan celana pendek merah, apakah harga sembako turun? Ketika kamu baru pertama kali berpacaran, apakah Palestina dan Israel berdamai? Dan ketika kamu lulus kuliah, apakah pertambangan liar di Kalimantan dihentikan?

Barangkali dunia memang berubah menjadi lebih baik ketika kamu lahir, tetapi itu bukan karena kelahiran kamu, melainkan oleh sebab lain. Jadi, apa yang membuat diri kamu merasa penting?

Kamu, saya, dan orang-orang kelas menengah lainnya adalah sama. Sama-sama tidak berdampak signifikan terhadap perubahan di sekitar. Jikalau kamu mati pun, itu tidak berpengaruh apa-apa pada dunia, kecuali kamu adalah presiden Amerika Serikat atau termasuk golongan orang-orang yang beneran penting lainnya, maka kamu silakan menyombongkan diri sebagai orang penting.

But hey, saya di sini tidak sedang merendahkan diri kamu, tetapi coba kamu pikir lagi, apa sih yang membuat kamu penting di mata orang lain?

Mungkin kamu akan menjawab, “Pacar saya bilang kalau saya orang penting di hatinya!

Ah, kamu yakin cuma kamu doang yang dianggap penting? Kamu yakin dia nggak ngomong begitu ke orang lain?

Atau kamu menjawab, “Orangtua saya menganggap kalau saya orang penting bagi mereka!

Ya iyalah, mana ada orangtua yang mau ngomong “Kamu mah gak penting, nak” ke anak mereka sendiri.

Kenyataannya adalah: Kamu hanya penting bagi diri kamu sendiri dan kedua orangtua kamu. Selain itu, tidak ada lagi yang menganggap kamu penting.

Merasa diri ini lebih penting ketimbang orang lain hanyalah masalah ego di dalam diri. Ketika kamu naik jabatan, dipuji orang lain, atau mendapatkan pacar yang baru, pikiran kamu melambung tinggi dan menganggap bahwa kamu mendapatkan itu semua karena hasil kerja keras yang dilakukan selama ini akhirnya mendapatkan hasil. Seketika itu juga kamu merasa paling dibutuhkan sekaligus diinginkan oleh orang lain. Kamu merasa mereka membutuhkan kehadiran kamu. Tanpa kamu, mereka bukanlah siapa-siapa.

Goblok.

Itulah penyebab mengapa banyak orang yang tambah stress ketika terkena pengurangan di perusahaannya. Itu juga yang membuat banyak orang depresi ketika mereka diputusin oleh pacarnya.

Karena mereka menganggap diri mereka dibutuhkan oleh orang lain.

Dan ketika orang lain memutuskan hubungan dengan mereka, orang-orang yang menganggap diri mereka penting ini pun mengalami reality crash, suatu kondisi dimana realita ternyata jauh lebih buruk ketimbang khayalan.

Mereka sadar kalau ternyata diri mereka itu gak penting-penting amat. Mereka sadar kalau orang lain toh bisa tetap hidup tanpa mereka. Mereka sadar kalau mereka hanyalah manusia biasa sama seperti yang lain.

Sebagaimana manusia pada umumnya, saya tentu pernah mengalami hal seperti itu. Merasa diri ini penting dan suara saya rasanya wajib dipatuhi orang lain, tetapi setelah ditampar berkali-kali oleh kenyataan, saya buru-buru sadar bahwa saya ini gak penting-penting banget bagi orang lain.

Saya hanyalah satu dari sejuta wajah di dunia.

Selama saya bukan menjadi tokoh penting di dunia, saya hanyalah manusia biasa yang keberadaannya hanya segelintir orang saja yang tahu.

Begitu pula dengan kamu.

Bila kamu menganggap diri kamu adalah orang penting, padahal pada kenyataannya kamu hanyalah manusia biasa yang tinggal di rumah kontrakan dan hidup serba kekurangan pula, maka sebaiknya otak kamu tolong dicebok dulu sebelum kamu diludahi oleh kenyataan. Lebih baik saya yang tampar kamu duluan sebelum kamu nanti ditampar oleh kehidupan yang sebenarnya.

 

Vladd Voltaire

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s